Amizax's Weblog – Menjana Pemikiran Ilmiah

August 11, 2009

Babi Selsema Manusia Yang Merana

Filed under: Healty,Sosiologi — amizax @ 2:23 am
Tags:

Influenza babi atau “selsema babi” awalnya merupakan penyakit respirasi akut sangat menular pada babi yang disebabkan oleh salah satu virus influenza babi, termasuk di antaranya virus influenza jenis A sub-jenis H1N1, H1N2, H3N1, H3N2.

Penyakit akibat infeksi virus yang menyebar di antara babi melalui udara baik dengan secara langsung mahupun tidak langsung dengan babi pembawa virus itu cenderung tinggi pada populasi babi namun kadar kematian akibat penyakit ini rendah di kalangan babi iaitu antara 1% – 4 %. Kejadian selesema babi pada populasi binatang tersebut umumnya sepanjang tahun dengan peningkatan kejadian pada musim gugur dan dingin.

Selain infeksi virus influenza babi type A subtype H1N1, babi juga infeksi virus avian influenza H5N1 (selesema burung) dan virus influenza bermusim atau virus influenza yang biasa menyerang manusia. Bahkan kadang-kadang babi juga dijangkiti oleh lebih dari satu jenis virus dalam satu waktu.

Keadaan yang demikian memungkinkan virus-virus tersebut saling bercampur dan memunculkan strain virus baru dari beberapa sumber (reassortant virus). Hal inilah yang antara lain membuat virus selesema babi yang normalnya spesifik dan hanya menjangkiti babi dan boleh menembus batas spesies dan menyebabkan kesakitan pada manusia.

Kejadian luar biasa penyakit infeksi influenza babi pada manusia beberapa kali pernah dilaporkan terjadi. Manusia biasanya dijangkiti selesema babi dari babi dan, sangat sedikit, dari orang yang dijangkiti kerana berhubungan dengan babi atau lingkungan peternakan babi.

Penularan selesema babi dari manusia ke manusia terjadi dalam beberapa keadaan dan hingga saat ini belum ada bukti yang menunjukkan bahwa selesema babi menular melalui makanan.

fakta h1n1
Gejala selesema babi pada manusia umumnya serupa dengan gejala jangkitan virus influenza yang biasa menyerang manusia yakni demam lebih dari 37.8 darjah celcius, sakit tekak, batuk, hidung berair dan tersumbat, sakit kepala, mengigil dan keletihan dan sengal otot. Bahkan pada beberapa orang ditandai dengan muntah-muntah.

Kesan klimaks selsema babi pada manusia yang serupa dengan inluenza biasa dan infeksi saluran pernafasan.

Tindakan pencegahan boleh dilakukan dengan menghindari atau menghampiri dengan orang yang sedang sakit, menutup hidung dan mulut semasa batuk atau bersin, mencuci tangan dengan air dan sabun.

Hingga saat ini para saintis belum mengetahui secara pasti cara penularan virus ini,.Namun secara umum,virus ini telah tersebar melalui batuk dan bersin yang tidak ditutupi atau saat seseorang menyentuh mulut atau hidung dari tangan yang kotor. Virus ini dapat hidup di permukaan kulit untuk beberapa jam. Sehingga walaupun sekiranya seseorang menyentuh pegangan pintu yang sebelumnya dipegang oleh orang lain yang bersin ditangannya. Daging babi yang dimasak tidak akan menularkan virus jenis ini.

Cara melindungi diri Anda dan keluarga – Tutup mulut ketika batuk dan bersih dengan tisu yang kemudian segera dibuang, atau bersin pada bagian siku dibandingkan menggunakan tangan.Kemudian, cuci tangan dengan teratur. Jika tidak ada sabun dan air, maka cairan pencuci tangan digunakan sebagai alternatif. Tetap berada di rumah ketika Anda atau anak-anak sakit.

HINI1-446x650

HINI2-458x650

Apa Kandungan Daging Babi

Video berikut dapat menjelaskan kepada kita tentang kandungan yang terdapat dalam daging babi.

http://www.youtube.com/zomingel

Fakta-Fakta

1. Penjelasan mengenai virus H1N1

H1N1 merupakan virus penyebar selsema babi. H merupakan inisial dari hemagglutin sedangkan N adalah neuramidinase, keduanya merupakan protein gula yang hidup di permukaan virus dan menyebarkan penyakit selsema. Terdapat 16 jenis protein H yang dinamakan H1 hingga H16 dan sembilan jenis N protein bernama N1 hingga N9. Semua protein ini memiliki 144 kemungkinan berkombinasi menjadi virus baru. Sebagai contoh, virus selsema burung yang juga sedang merebak merupakan kombinasi dari H5N1.

2. Keistimewaan virus penyebab selsema babi

Virus ini merupakan kombinasi gen virus burung, babi dan manusia, yang belum pernah ada sebelumnya. Sehingga manusia tidak memiliki kekebalan terhadap virus ini.

3. Bagaimana protein H bekerja ?

Protein H terlihat seperti paku kecil yang melekat pada lubang di luar sel manusia atau haiwan bernama reseptor. Kemudian, virus boleh masuk melalui lubang reseptor. Sekali masuk, virus akan menginfeksi DNA dalam inti sel dan memanfaatkannya untuk berkembang biak memperbanyak diri.

4. Yang dilakukan oleh protein N

Setelah menginfeksi, protein N akan membuka jalur terusan pada dinding sel dan melepaskan anak-anak virus yang baru yang kemudian menyerang sel lain. Tanpa protein N, infeksi virus akan terbatas hanya pada sel pertama.

5. Cara virus baru berkembang

Ketika gen yang memerintah protein H dan N berkembang, terjadi perubahan  atau yang disebut dengan mutasi yang terjadi di dalam DNA. Perubahan tersebut berakumulasi secara bertahap menghasilkan virus yang lebih berbahaya atau menetrasi sel tegar dengan lebih mudah.

6. Bagaimana H1N1 berpindah dari haiwan ke manusia

Biasanya protein H pada virus burung dan babi tidak menular  pada reseptor dengan mudah. Jadi manusia yang terbebas dari virus ini tidak mungkin terinfeksi. Bagaimanapun, perubahan terjadi di dalam gen yang mengatur bentuk protein H dan memungkinkan virus masuk melalui dinding sel. Hal ini mengakibatkan anak virus H1N1 dapat beradaptasi dengan tubuh manusia. Jika sudah begitu, virus pun dapat menular dari manusia ke manusia seperti yang terjadi sekarang.

Fakta Semasa

Berikut adalah fakta semasa mengenai Selsema babi :-

  1. Wabak ini mula menular di Mexico pada April 2009 yang lalu.
  2. Peringkat Global – sejumlah 183,854 kes dengan 1,307 kematian dilaporkan di 167 negara (4 Ogos 2009)
  3. Di Malaysia, 1,678 kes dilaporkan dengan 26 kematian. (10 Ogos 2009)
  4. Di Kedah – 32 Kes dicatatkan dengan 3 kematian. (10 Ogos 2009)
  5. Nisbah kematian 1:200 orang
  6. Sehingga kini tiada vaksin yang mampu melawan penyakit ini.

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: